Bagi ibu hamil dengan miop tinggi, melahirkan bisa menjadi masalah yang serius. Retina mata yang berfungsi untuk menangkap cahaya bisa lepas dari posisi normal dari posisi normal (ablasio retina akibat tekanan yang tinggi saat mengejan dalam proses persalinan. Dan hal ini dapat mengakibatkan kebutaan.

Pada mata dengan myopia tinggi, sumbu bola mata lebih panjang dari pada mata normal. Bila myopia progresif bagian mata seperti sklera dan koroid akan bertambah panjang, namun vitreus tidak. Bagian retina ada yang menempel pada badan vitreus juga pada koroid. Maka retina akan tertarik ke arah koroid dan terjadi penarikan pada retina yang menempel di badan vitreus jika terjadi peningkatan tekanan saat melahirkan. Akibatnya retina gampang lepas sehingga terjadi kebutaan.
Memang belum ada penelitian yang memprediksi kemungkinan hal ini. Penelitian yang melibatkan 42 pasien miop tinggi dan 4 pasien miop tinggi dengan ablasio retina, tidak mengalami perburukan setelah melahirkan. Tapi, sebagiannya mengalami perdarahan retina dan pembekakan makula.

Nasehat :
1. periksakan mata ketika akan melahirkan. Jika retina terlalu tipis dan beresiko maka sectio caessarea merupakan pilihan yang aman.
2. pelajari dan latih pernafasan agar dapat mengejan dengan tepat. Jika tidak mungkin melahitkan dengan normal jangan dipaksakan.