Luka sayat : Jangan anggap remeh luka meskipun kelihatannya bersih. Luka harus segera dibersihkan. Tidak perlu menggunakan larutan peroksida (H2O2) atau alkohol. Cukup dengan air keran atau air yang mengalir lainnya.
Tindakan pertama yang dapat anda lakukan adalah :
– Jika luka kecil cukup ditekan dengan kapas/verband steril beberapa detik untuk mengeringkan dan menghentikan perdarahan.
– Luka jangan dioleh dengan kapas (cukup ditekan saja) karena akan merusak pinggiran luka sehingga perdarahan bertambah.
– Kalau perdarahan sudah kering baru ditutup dengan plester steril atau ditetesi antibakteri.
– Biarkan sampai 2-3 hari.
– Kalau luka sudah kering tanpa infeksi dan sembuh , biasanya plester akan lepas sendiri.

Luka tusuk : Luka tusuk sangat berbahaya karena beresiko tertular tetanus. Bantuan pertama yang harus anda lakukan adalah :
– Bila luka kotor bersihkan dulu dengan air sabun dan dibilas di air keran yang mengalir deras.
– Usahakan memperlebar permukaan luka agar udara kontak dengan bagian dalam luka hingga kuman tetanus mati karena oksigen dari luar.
– Lebih baik luka tusuk tidak diplester/ditutup, biarkan terbuka dan lindungi dengan anti biotik.
– Jika luka tusuk terjadi pada rongga dada atau perut, usahakan segera dibawa ke rumah sakit karena beresiko tinggi merusak organ dalam.

Luka lepuh atau luka bakar : secara umum luka bakar lebih berbahaya dari luka lainnya. Ciri-ciri luka bakar adalah menimbulkan lepuh kulir (gelembung yang berisi cairan). Jika luka ada diwajah usahakan segera dibawa ke dokter. Barangkali orang awam tidak dapat melihat bahwa ada luka di tenggorokan atau kerongkongan yang dapat menumbat saluran pernafasan.
Pertolongan pertama yang harus dilakukan :
– Mengguyur bagian yang terbakar dengan air dingin dan ulangi setiap 5 menit. Cara ini dapat mengurangi keluhan nyeri atau panas.
– Membersihkan kulit sekitar lepuh dengan air sabun atau anti septik. Hati-hati jangan sampai membuat luka pecah karena akan terjadi infeksi.
– Bila lepuh hanya kecil biarkan saja karena dalam beberapa hari cairan lepuh akan hilang dengan sendirinya.
– Jika lepuh kecil bisa juga anda memberikan sejenis salep bentuk lendir dari ekstrak plasenta (misal, bioplacenton). Cukup dioleh sehari sekali saja dan hasilnya lepuhan akan menyusut dengan sendirinya dan nyeri berkurang.
– Bila lepuhnya bersar segera bawa ke dokter.

Derajat luka bakar.
Derajat I. Kerusakan hanya pada lapisan kulit paling luar(epidermis). Cirinya kulit tampak merah dan nyeri. Untuk derajat 1 bisa diatasi sendiri.
Derajat II. Kerusakan sudah mencapai di bawah lapisan bawah kulit(dermis). Pada keadaan begini, pembuluh darah kapiler sudah mengalami kerusakan sehingga terjadi perembesan serum darah. Keluhan nyeri akan lebih terasa, karena ujung seraf terkena panas. Ciri-cirinya timbul lepuh yang tampak pucat dan berbercak-bercak. Luka derajat II ini masih bisa diatasi kecuali :
1. mengenai lebih dari 10% tubuh.
2. luka mengenai wajah atau daerah kelamin.
3. penderita menghisap asap atau uap panas.

Derajat III. Pada derajat ini, luka bakar sudah mengenai otot dan tulang. Pada luka bakar jenis ini sudah tidak terasa nyeri lagi karena ujung saraf sudah rusak. Untuk derajat ini segera dibawa ke dokter.

Jari/tangan terjepit.
Bantuan pertama yang dapat anda lakukan :
– Kalau hanya muncul warna biru di pangkal kuku cukup dikompres dengan air es. Dan dilanjutkan pemberian analgesik (anti nyeri)Warna biru tersebut merupakan bekuan darah.
– Jika dalam 24 jam rasa sakit tidah berkurang segera bawa ke dokter.
– Jika ada perdarahan segera dirawat seperti penatalaksanaan luka.
Kemasukan benda asing.
Jika anda kemasukan benda asing misal, duru, serpihan kaca atau baru. Maka segera lakukan :
– Kulit sekitar bersihkan dengan sabun atau antiseptik.
– Cabut benda tersebut dengan jarum bersih misal seperti peniti yang ujungnya dibakar terlebih dahulu.
– Jika tidak bisa maka segera dibawa ke dokter karena benda yang masuk tersebut dapat menyebabkan infeksi.