Kalbe.co.id – Jika asupan vitamin D telah cukup dan mendapat sinar matahari yang memadai saat usia muda, maka sebenarnya risiko kanker payudara akan menurun. Demikian hasil suatu penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology pada Oktober 2008 lalu. Penelitian berskala besar tersebut melibatkan 759 pasien kanker payudara dan 1.135 orang sehat sebagai kelompok pembanding. Kemudian dilakukan penilaian terhadap asupan vitamin D dan sinar matahari pada berbagai periode usia, yaitu 10 – 19 tahun, 20 – 29 tahun, dan 45 -54 tahun.

Hasilnya, ternyata asupan vitamin D dan paparan sinar matahari yang mencukupi pada saat usia 10 – 19 tahun berhubungan secara bermakna dengan semakin menurunnnya risiko timbulnya kanker payudara. Sedangkan pada kecukupan vitamin D dan sinar matahari pada usia di atas 19 tahun tidak bermakna menurunkan risiko kanker payudara, walaupun ada kecenderungan mengurangi.

Dari penelitian besar di atas kita mendapat satu tips lagi strategi pencegahan kanker payudara, yaitu, cukupilah kebutuhan vitamin D dan sinar matahari di usia muda (dan tentunya juga diteruskan untuk mencegah osteroporosis). Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin D, misalnya : minyak ikan, telur, susu bubuk, mentega yang telah difortifikasi, sereal, dsb. Tubuh juga dapat memproduksi vitamin D sendiri jika kulit kita terpapar sinar matahari. Perlu diingat bahwa sinar matahari yang baik adalah saat pagi dan sore, hindari sinar matahari terik